Catatan Latsar: Hari Kesembilanbelas

by - Juli 21, 2019

Sabtu, 20 Juli 2019. Kegiatan kami hari ini adalah evaluasi RA. Ya, rancangan aktualisasi yang kami susun selama beberapa hari sebelumnya, dan puncaknya adalah Jumat malam kemarin, akhirnya hari ini diseminarkan. Peserta latsar telah bersiap sejak subuh. Beberapa peserta juga menghubungi para mentor untuk sekedar memastikan bisa hadir pada waktunya. Hal ini dikarenakan jika mentor tidak hadir, maka evaluasi RA tidak bisa dilaksanakan.

Oh ya, gaess. Mentor adalah atasan ataupun guru senior yang ada di instansi masing-masing. Peran mereka adalah membimbing peserta latsar selama kegiatan aktualisasi. Oleh karena itu mereka turut diundang untuk ikut mengevaluasi RA yang telah kami susun. Tujuannya adalah memastikan bahwa rancangan kegiatan yang kami susun benar-benar sudah baik dan dapat dilaksanakan.

Pukul 08.00 WIB kegiatan evaluasi telah dimulai. Terlihat beberapa rekan kami yang nampak serius, tegang, dan nervous. Seperti halnya Mas Agung. Ketika pagi di menza, ia ke wastafel kamar mandi. Huweeek.... huweeek..., "Ada apa, Mas?", tanyaku. "Aku kurang tidur, Pak. Semalam aku nggak nyenyak tidurnya. Habis evaluasi ini aku baru bisa tidur nyenyak." Jawabnya.

Yup, tulisan ini tidak akan kami hiperbolakan. Kami catat saja apa adanya. Karena memang kata Pak Ambar hari ini bukan ujian, ini seminar, penguji sebatas mengonfirmasi apakah kami benar-benar paham apa yang akan kami laksanakan, dan apakah kegiatan kami tersebut benar-benar bisa dilaksanakan, itu saja. Namun memang jujur saja kadang kami ingin sempurna dalam setiap hal. Oleh karena itu kami mengerahkan semua sumberdaya agar evaluasi RA ini dapat terlaksana dengan baik. Dan ini adalah hal yang baik dan bermakna. Maka cemilan, kopi, susu, madu, vitamin, air putih, martabak, setia menemani malam-malam kami.

Saat yang dinanti telah tiba, satu persatu nama kami dipanggil. Kami dipersilakan masuk, selanjutnya membuka kegiatan pemaparan RA kami selama sepuluh menit. Setelahnya, giliran kami menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penguji. Selain itu, mentor dan coach memberikan masukan dan catatan terkait RA kami. Ada yang berupa koreksi, ada yang bersifat menambahkan yang kurang lengkap. Akhirnya dari 45 menit waktu yang disediakan untuk masing-masing kami dapat kami manfaatkan dengan baik. Kami pun menyalami, mengucapkan terima kasih, dan keluar ruangan dalam keadaan lega.

Kami disambut rekan-rekan yang masih menunggu giliran di luar. "Kok lama banget sih, pertanyaannya apa saja?", tanya rekan-rekan. Bagi kami yang berada di dalam, waktu terasa singkat, sementara yang diluar menunggu giliran, waktu terasa begitu panjang. Dari sinilah kami juga mengambil hikmah tentang relativitas wahtu, hehehe...

Setelah semua lega karena menyelesaikan evaluasi dengan baik, kami mengekspresikan syukur dengan berfoto bersama. Sebelum meninggalkan sesi, kami briefing sejenak dengan pembimbing masing-masing. "Besok kalau membuat slide presentasi jangan yang serius-serius, pakai tema yang ceria saja." Kata Bu Yulia kepada kami. Setelah briefing usai akhirnya kami bisa kembali ke asrama. Alhamdulillah.

---bersambung---

Salam,
Agus Tri Yuniawan




You May Also Like

0 komentar