SILATURAHIM (sambungan dari kisah ES KRIM)

by - Februari 02, 2018


Pernah kita mendengar kabar, silaturahim dapat memperluas rezeki dan memperpanjang usia. Jika dipikir, maka usia itu sendiri adalah rezeki. Kita samakan dulu definisinya, "rezeki adalah setiap sesuatu yang dapat kita nikmati saat ini/di dunia, dan dengan itu pula dapat kita nikmati/ada manfaatnya untuk kehidupan kelak di akhirat." 


Maka, ketika manusia mendapat nikmat usia, usia tersebut bisa digunakan untuk lebih banyak berbuat kebaikan, itu modal, itu rezeki. Dan ketika usia kronologis manusia sudah berakhir ketika ia meninggal, maka "nama"nya akan terus hidup, dikenang, sepanjang masa akan diingat. Bukankah para nabi, sahabat, orang-orang shalih, para pahlawan bangsa, nama dan jasa mereka masih kita ingat sampai sekarang, bahkan kita "rindu" pada mereka, padahal mereka sudah wafat puluhan, ratusan, bahkan ribuan tahun silam.



Maka perbanyaklah silaturahim semampumu, semoga dengan itu kau peroleh limpahan-limpahan rezeki. Dan hal yang perlu distabilo adalah, *manusia tidak akan mati sampai rezekinya tuntas diberikan.* Sebagaimana kisah seorang bapak dalam status sebelumnya, rezeki terakhir beliau adalah Es Krim. Beliau baru meninggal manakala jatah rezekinya tuntas diberikan. Maka memohonlah semoga kita nanti bisa mati dalam keadaan husnul khotimah, dan itu sebaik-baik rezeki.



Salam,
Agus Tri Yuniawan

Sumber Gambar: khalidbasalamah[dot]com

You May Also Like

0 komentar