SEMUA ADA SAATNYA

by - Mei 14, 2018


rasa bosan, nggak mood, 'memeng', jenuh, itu semua biasa menyapa kita dalam keseharian. maka harus ada saat-saat senggang, karena hidup tak selamanya serius. 


yang biasanya dikamar saja, sesekali keluarlah, ngobrol dengan tetangga, teman. 
yang biasanya shalat dirumah, sesekali, dua kali, tiga kali, shalatlah di masjid. 
yang sudah shalat di masjid, sesekali perlu shalat di masjid lain. 
yang biasanya nongkrong di dangdutan, sesekali boleh dong nongkrong di pengajian, biar adem. 



yang biasanya nyetel bojo galak, sesekali, dua kali, nyetel murotal, biar ayem. 
yang sudah sekian waktu pacaran, sesekali coba deh putusin, atau nikah sekalian, masak nggak bosan? hehe 
yang biasanya ngrokok, sesekali perlu nih piknik, jalan-jalan, hang out, ...... ke rumah sakit paru-paru, nengokin pasien-pasien disana, mupung week end. 
yang tiap hari pentelengin layar, ngetik, ngitung, klik ini itu, sesekali perlu nih klik minecraft, naruto, winning eleven, tetris ... 



yang biasanya..., yang biasanya.., yang biasanya..., aah, terlalu banyak contoh yang ada disekitar kita. maka kadang suka geli tuh kalau ada teman yang posting atau pasang hastag "kurang piknik", haha


dan akhirnya,


"Hiburlah hatimu. Siramilah ia dengan percik-percik hikmah. Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih." demikian kata Sayyidina Ali bin Abi Thalib. 


Salam, 
Agus Tri Yuniawan

You May Also Like

0 komentar